Selasa, 06 Maret 2012

Humor 10

======================================================================
STOP PRESS!!! 
ANDA BISA MEMBELI  DOMAIN + WEB HOSTING  dari "IDWEBHOST" USA  melalui :

DIJAMIN LEBIH MURAH dibandingkan LANGSUNG ke IDwebhost. KALAU TIDAK REBUKTI,
100% MONEY BACK GUARANTEE !!!                 Test klik :   tc-waralaba.
======================================================================


TEMPAT DUDUK KOSONG
            Seperti biasa setiap pulang sekolah Ali langsung ngacir ke warung bakso Pak Man yang terdapat di belakang sekolah. Warung bakso Pak Man setiap hari rame, terutama jam pulang sekolah.  Kalau tidak segera mencari tempat duduk di dalam warung, mesti rela  duduk di kursi piunggiran got. Setelah dapat tempat duduk, Ali ke toilet sebentar karena  sudah tidak tahan pengin buang air kecil. Kemudian  dia kembali ke tempat duduknya dengan bergegas sambil membetulkan resleting celananya. Sampai di tempat duduknya, kagetlah dia. Seorang cowok bernama Toni sudah mendudukinya.
Ali                   Ton .. ini tempat dudukku. Baru saja  aku ke toilet sebentar
Toni                 Salahmu sendiri tempat duduk kamu tinggal  tanpa apapun. Tinggalin deh tas atau
                        topi kamu biar  tidak diduduki orang.
Ali                   Sudah aku tinggalin tadi
Toni                Mana buktinya? Aku kemari bangku ini kosong.
Ali                   Berdiri saja.  Kutaruh permen karet tuh.
Toni                Busyet! (sambil berjingkat)

MONYET-MONYETAN
            Zaman sekarang mencari pekerjaan sulit banget. Kerja apapun dilakoni asal halal. Sudi, lulusan STM melamar ke sebuah kebun binatang. Dia diterima bekerja sebagai monyet-monyetan. Tugas Sudi adalah menemani dan mengajak monyet beneran menari dan bermain. Sudi pun menjalani training selama 7 hari. Mulailah dia menjalankan tugasnya di hari Sabtu. Al-hasil, Sudi punya banyak  penggemar karena tingkah lakunya lucu, malah lebih lucu dari monyet beneran. Pengunjung pun tiap Sabtu  membludak melihat aksi kocak Sudi. Nah, saking mendalami aktingnya sebagai monyet, Sudi tidak menyadari bahaya di sekitarnya. Masuklah dia  ke kandang singa di sebelah, yang saat itu lupa ditutup oleh pawangnya. Sudi pun panik mencari jalan keluar. Namun malang, seekor singa dengan mulut menganga siap menerkamnya.  Sudi bergumam, ”Habis deh riwayat gue. Apes banget jadi manusia”.  Orang banyak pun berteriak-teriak mengkhawatirkan  nasib Sudi.  Si Singa makin  mendekati Sudi dengan garangnya. Mulutnya semakin  lebar mencaplok kepala Sudi.  Saat itu pula Sudi mendengar bisikan, “Tenang, Mas. Saya juga lulusan STM kok.

SAUDARA KORBAN
            Wartawan jaman sekarang mensi jeli, gesit dan  tangkas  mencari  berita. Dudu, seorang wartawan harian ibu kota hari itu bertugas mencari berita. Dudu harus mendapatkan berita hari itu karena kalau tidak dia bakal diomeli oleh Redaktur Pelaksana-nya. Sudah seharian Dudu mengejar  berita hangat tapi belum juga mendapatkan. Ketika tiba di suatu kerumunan, Dudu bertanya pada seorang bapak, ” Memang ada apa sih  Pak kok berjubel sekali?” Jawab  bapak tersebut, ”Katanya sih ada yang meninggal karena over dosis, Mas? ”Kebetulan! .... Ini berita sensasional. Pasti akan dapat pujian  dari Redaktur Pelaksana karena berita orang meninggal di jalan karena overdosis itu berita langka, "  pikirnya.  Dudu pun mencari akal untuk bisa menyeruak di antara kerumunan manusia. Dia berteriak-teriak, ”Minggir-minggir, saya  saudara korban. Beri saya jalan. Saya  saudara korban!”  Kontan, para  pengerumun dengan muka terheran-heran memberikan jalan buat Dudu. Akhirnya ..... sampailah  Dudu di TKP. Kagetlah Dudu ketika melihat korbannya,   ternyata adalah seekor kambing.


 KULIAH APA KOST
            Brudin, anak lulusan SMA daerah pergi ke Jakarta untuk melanjutkan kuliah. Orangtua Brudin dengan sangat antusias mendukung cita-cita anaknya. Seekor sapi, harta kekayaan satu-satunya pun dijualnya. Brudin pun berangkat ke Jakarta dengan penuh semangat.
            Sampai di Jakarta  Brudin  mendaftar  ke sebuah universitas swasta dan diterima. Karena tidak punya saudara di Jakarta, Brudin  terpaksa kost. Suatu hari  Brudin telefon kepada orangtuanya karena uangnya sudah habis untuk membayar kuliah  dan kost.  Bulan depan adalah tahun baru membayar kontrak.
Brudin            Halo.Be. Babe sehat-sehat saja?
Babe               Baik-baik. Gimana kabar kamu?
Brudin            Baik juga, Be. Tapi, Be ..... Brudin minta kiriman uang karena uang Brudin sudah habis buat membayar kuliah dan membayar kost.
Babe               Apa?
Brudin         Uang Brudin habis untuk membayar kuliah dan membayar kost, Be. (Brudin menunggu jawaban Babenya karena tak juga terdengar) Kemudian suara Babenya terdengar lagi.
Babe               Brudin, uang yang Babe kasih dulu  itu untuk membayar kuliah, bukan untuk membayar kost.
Burdin            ??????? (lemes)


GARA-GARA HELM
            Suatu hari ada operasi kendaraan bermotor. Polisi memberi peluit kepada Bedu. Tapi Bedu tidak mengindahkan peringatan polisi. Bedu tetep cuek menyetel gas motornya dengan  sangat kencang. Polisi pun mengejar Bedu dengan sepeda motornya. Akhirnya Bedu tertangkap oleh polisi yang berjaga di depannya.
Bedu               Apa salah saya, Pak. Bapak memberhentikan saya dengan paksa.
Polisi               Anda   tidak mengindahkan peluit polisi agar berhenti. Ada pemeriksaan SIM.
Bedu               Saya tidak mendengar polisi membunyikan peluit, Pak.
Polisi               Bohong kamu. Polisi sudah berkali-kali membunyikan peluitnya.
Bedu               Kalau begitu Bapak dong yang salah.
Polisi               Anda tidak bisa menyalahkan polisi. Polisi tidak salah!
Bedu               Lho, sampeyan itu gimana. Yang nyuruh saya pake helm kan Pak Polisi. Karena pakai helm saya jadi tidak mendengar peluit, Pak.
Polisi               ???!!!


TEMAN WAKTU KECIL
Pulang dari kantor Pak Anto disambut denagn antusias oleh anaknya yang berusia 5 tahun.
Anak               Ayah, ayah .. tadi ada tamu mencari ayah. Dia nunggu lama sekali. Sekarang sudah pulang.
Pak Anto        Dia teman Ayah di kantor atau tetangga?
Anak               Katanya dia teman Ayah waktu SD.
Pak Anto        Ciri-cirinya apa?
Anak               Gemuk, pendek, berkumis dan botak, Yah.
Pak Anto        Ah, ... itu bukan teman Ayah. Waktu SD teman Ayah tidak ada yang botak dan tidak ada yang berkumis. Kalau yang gemuk dan pendek ada.
Anak               Iya, Yah. Dia bilang teman ayah waktu SD!


DUA RIBU MINTA AMAN
Pak Parman bertandang ke rumah saudaranya naik angkot. Sampai di depan komplek, Pak Parman
terpaksa naik becak karena rumah saudaranya berada di komplek bagian belakang.
Pak Parman   Jalan Dahlia 2 berapa, Pak.
Abang Becak Lima ribu rupiah saja, Pak.
Pak Parman   Dua ribu saja ya, Pak. Dekat ini.
Karena dari pagi tidak ada sewa, terpaksalah Abang becak mau mengantarkan Pak Parman. Abang
becak melarikan becaknya dengan ngebut. Polisi tidur  dihantamnya,lubang-lubang di jalan diterjangnya. Pak
Parman  pun komplain.
Pak Parman   Bang, hati-hati dong. Saya ini manusia, bukan barang.  Yang aman, tauk!
Abang Becak (menjawab dengan tenangnya) Pak, Pak .. sampeyan cuma membayar  dua ribu saja kok minta aman. Kalau  lima ribu ya aman.
Pak Parman   Stop, stop! . Saya jalan kaki saja!


DAPAT 100
            Doni, pulang sekolah langsung menghampiri Mamanya yang sedang menggoreng singkong di dapur.
Doni                Mama ... Mama .. ketiga ulangan Doni  dapat 100.
Mama             (tanpa menoleh) Na .. gitu dong. Itu baru anak keturunan Mama. Kamu pinter, Nak.
Doni                Tapi, Ma ...
Mama             (masih belum menoleh) Tapi apa? Nggak usah khawatir. Mama tahu kok. Kamu pasti minta dibelikan mobil-mobilan baru kan? Habis masak ya, Nak.
Doni                Tapi, Ma .. (bernada ketakutan) .... Yang 100 jumlahnya.
Mama             Maksudmu?
Doni                Matematika 30, Bahasa Indonesia 30, Agama 40, Ma
Mama             Huh! (melotot)


PINDAH DOKTER
            Seorang istri mengeluh melulu soal penyakitnya yang tak kunjung sembuh.
Istri              Pa, kepala saya pusing terus, perut mual mulu, jantung berdebar-debar, makan pun tidak enak. Sakit apa ya, Pa. Sudah minum obat nggak sembuh juga.
Suami             Ke dokter saja deh, Ma. Takut kalau  ada apa-apa.
                       Mereka berdua kemudian ke dokter spesialis. Ketika istri diperiksa, sang suami menunggu di luar dengan perasaan was-was karena periksanya cukup lama. Ketika istri keluar dari kamar  praktek dokter, si suami langsung bertanya,
Suami             Sakit apa, Ma. Kok periksanya lama banget.
Istri                 Ditanya dokter macam-macam, Pa.
Suami             Trus, kata dokter Mama sakit apa? ( panik)
Istri                Nggak ada penyakitnya, Pa. Dokter bilang Mama stres. Mama harus refreshing yang happy-happy, seperti ke Disney Land, Singapura, Italia, Paris. Pokoknya yang seneng-seneng deh, Pa. Kita  enaknya pergi ke mana ya?
Suami             (berpikir sejenak) ... Pindah dokter aja deh, Ma.
Istri                 ?????  


MANCING SENDIRI
            Abu sudah bertahun-tahun jualan ikan di pasar besar di kotanya. Pelanggan Abu cukup banyak karena ikan jualan Abu selalu segar, harganya pun miring dibandingkan dengan penjual ikan yang lain. Suatu hari  Abu kedatangan pembeli baru.
Pembeli           Ikan emas sekilo berapa, Pak?
Abu                 Rp. 20.000,- saja, Bu.
Pembeli           Lho, kok mahal, Pak. Bukannya harga ikan sudah turun.
Abu                 (dengan nada cuek) Bu, Bu .. kalau  ingin yang lebih murah, mancing saja sendiri di laut.
Pembeli           Gitu saja marah (ngedumel sambil ngeloyor pergi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar